Home / Info / Laptop Gamer Vs Laptop Multimedia

Laptop Gamer Vs Laptop Multimedia

Halo, Anda tentunya tau apa itu laptop? Ya, sebuah komputer yang bisa dijinjing kemana saja. Selama sejarah laptop dikenal sebagai jawaban untuk keperluan mobilitas penggunanya, karena komputer rumah dirasa tidak mungkin untuk dibawa kemana-mana karena bentuknya yang besar dan juga konsumsi daya yang tidak sedikit selain itu perangkat pendukungnya tidaklah kecil seperti monitor dan keyboard.

Definisi Laptop Game dan Penjelasannya

Ok, sebelum membahas lebih panajang, mari mengenal apa itu laptop game? Secara sederhana laptop game itu adalah laptop yang bisa menjalankan sebuah game. Ketika Anda ingin membeli sebuah laptop yang dikhususkan untuk menjalankan sebuah game, Anda harus mengerti dulu apa itu spesifikasi. Pada umumnya sebuah game HD atau keluaran terbaru akan mengeluarkan spesifikasi minimum dari game tersebut. Spesifikasi sendiri dalam kamus besar bahasa Indonesia (KKBI) adalah proses, cara, atau perbuatan untuk melakukan pemilihan (perincian) atau bisa juga disebut perincian khusus. Biasanya sebuah game akan memberitahhukan spesifikasi minimum untuk menjalankan game tersebut, mulai dari tipe processor, VGA Card, RAM, HDD, dan seri OS (operating system). Jika Anda mencari laptop gamer ke toko komputer jangan pernah katakan “Saya mau beli laptop yang bisa main game” maka, Anda baru saja melakukan kesalahan terbesar dalam hidup Anda, dan pasti penjaga toko tersebut akan menunjukkan salah satu merek ternama dari laptop yang ada disana dan tentusaja dengan spesifikasi yang apa adanya namun hanya bisa menjalankan beberapa game, biasanya mereka selalu mengacu pada game PES.

Definisi Laptop Multimedia

Laptop multimdia adalah laptop yang secara umum untuk digunakan keperluan berbagai sarana. Menurut KKBI multimeida berarti berbagai sarana. Secara umum laptop multi media terbagi menjadi beberapa golongan, mulai dari Low End yang bertujuan untuk keperluan ringan seperti menonton video, memutar lagu, editing foto secara sederhana (bukan untuk publisher) dan yang terahir kelas High End yang rata-rata sudah memiliki kartu gravis (VGA) yang menyamai laptop kelas gamer. Namun pada laptop multimedia kinerja VGA tidak se maksimal pada laptop gamer. Laptop multimedia High End sendiri bertujuan untuk keperluan editing secara cepat, sperti editing foto, memotong video (tidak termasuk rendering) dan tentusaja bermain game.

Kesimpulan

Jadi perbedaan mendasar pada laptop game dan multimedia terdapat pada performanya. Jika ingin bermain game HD dengan laptop yang harganya terjangkau Anda harus memilih tipe VGA yang tepat agar bisa menjalankan game berat. VGA sendiri sangat mempengaruhi kinerja atau kelancaran game itu sendiri. Processor menurut Saya adalah nomor 2, karena pada sebuah majalah komputer yang Saya baca pada tahun 2009 telah menguji coba sebuah notebook (laptop layar 10 inch) dengan processor intel atom 1.5 Ghz mampu menjalankan game berat karena notebook tersebut dibekali oleh VGA nvidia GTX 9800m, ketika uji coba laptop tersebut diinstall game HD pada masa itu antara lain COH, Fallout 3, COD 4 dan crysis 1, hasilnya game berjalan dengan baik, namun karena processornya hanya 1.5 Ghz alhasis hanya bisa berjalan pada resolusi medium, namun meski demikian notebook yang mereka review saya bisa katakan sangat memuaskan.[ad id=”2871″] Hanya dengan kisaran 6 juta waktu itu sudah bisa menjalankan game sekelas Crysis. Ada yang menyebutkan laptop game rata-rata 14 inch, saya bisa katakan tidak juga, karena ada laptop gamer keluaran Dell alienware yang menggunakan layar 11 inch, yaitu Alienware m11x. Saya sendiri menggunakan laptop seri multimedia High End dengan processor i5 2.5 GHz VGA Nvidia GT 650M dengan ram 8 GB sudah bisa menjalakan game keluaran terbaru tanpa tersendat, namun dengan settingan tidak maksimal, namun ada beberapa game keluaran terbaru yang bisa menggunakan settingan secara maksimal seperti Dota 2 Reborn. Saya akan mencoba membandingkan 2 laptop yang berbeda yaitu Asus N56VZ (multimedia) dengan Dell Alienware m14x v2 (gamer) , secara sekilas keduanya sama-sama menggunakan VGA nvidia GT650M dengan processor i7-3610QM namun dengan hasil yang berbeda? Itu dikarenakan Asus bukanlah jenis laptop gamer.

Berikut adalah tautan yang Saya cantumkan untuk review yang dilakukan oleh notebookcheck, http://www.notebookcheck.net/Alienware-M14x-i7-3610QM.79900.0.html dan http://www.notebookcheck.net/Asus-N56VZ-DS71.80402.0.html disana terdapat perbedaan performa yang dihasilkan, perbedaan keduanya relatif kecil tidak terlalu terasa oleh pengguna normal, Saya sendiri menggunakan seri Asus N46VZ adik dari N56VZ. Namun laptop multimedia tetaplah bisa untuk menjalankan beberapa game. Hal yang paling mendasar perbedaan antara Gamer dan hight end multimedia adalah;

  1. Pendingin : Laptop game biasanya memiliki pendingin yang lebih baik dibanding laptop multimedia, entah elemen pendinginnya atau penataan sirkulasi udaranya.
  2. Laptop gamer lebih tebal, karena membutuhkan sirkulasi dan pendingin yang lebih baik dari laptop pada umumnya, bahkan beberapa laptop gamer memiliki pendingin dengan 3 kipas. Tapi ada juga laptop gamer yang hanya menggunakan 1 kipas dan memiliki ketebalan yang tipis seperti Razer blade, HP Omen.
  3. RAM : Sama tapi beda (kecepatan menulis dan membaca),  Karena laptop gamer biasanya dibekali dengan ram yang super cepat seperti crossair dan kingston hyper-X.
  4. HDD VS SSD: kalo yang ini sudah terlihat jelas bedanya, terlebih laptop gamber biasanya menyediakan 2 slot penyimpanan interlan, 1 untuk HDD dan 1 untuk SSD tidak seperti laptop multimedia yang umumnya hanya menyediakan 1, tetapi ada beberapa laptop yang menyediakan 2 slot HDD.
  5. Baterai : laptop multimedia adalah pemenangnya dalam hal ketahanan baterai atau disebut dengan istilah batery endurance, karena laptop multimedia cenderung bisa bertahan lebih lama, laptop saya sanggup bertahan sampai 4 jam hanya dengan baterai, namun laptop gamer yang pernah saya temui (asus rog lupa serinya) hanya sanggup bertahan 2 jam, bahkan ada laptop gamer yang hanya bertahan selama 45 menit seperti produknya Sager Laptop.

Mungkin itulah perbedaannya, ini saya tulis berdasarkan pengalaman, jadi apabila ada perbedaan pendapat ataupun ada yang salah dalam berpendapat mohon dimaklumi. Ok sekian dan terimakasih, 😀 semoga bermanfaat.

About alfarizy

Berjuang, berjuang, berjuang sekuat tenaga, Tetapi jangan lupa, perjuangan harus dengan disertai do'a.

Check Also

visual diskelsia

Anak Susah Membaca Adalah Penyakit?

Setiap anak yang lahir di Bumi ini adalah anugerah Tuhan yang maha kuasa. Tidak seorangpun …

2 comments

  1. beda jauh bro, wkwkwk

  2. Most gamers know that large PCs tend to be faster than small ones. Quicker chips require more power, generate more heat, and have more transistors, all of which adds up to more space. Very few people believe, even for a second, that a laptop can outrun an equally expensive desktop built in the same year.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *